Tittle: HOPE [ONESHOOT]
Cast:
– Cho Kyuhyun
– Song Eunso
Genre: Angst, Romance, Nano-nano :p
Author: Liia Cho ^^
--**--
Seorang pria tengah memandang langit malam kota Seoul
yang kini sudah mulai memasuki musim dingin. Matanya menatap langit malam yang
begitu indah karena hadirnya bintang-bintang yang siap menemani siapapun yang
merasa kesepian, termasuk bagi pria ini. Tatapannya kosong ke arah depan,
mengingat kejadian yang baru saja ia alami. Melihat seseorang yang masih sangat
di cintainya telah bersanding dengan pria lain. Masih teringat dengan jelas
surat yang diberika oleh sang wanita yang masih di cintainya “Song Eunso”
To: Kyuhyun
Aku tidak tahu bahwa kau akan datang ke
pesta pernikahanku hari ini. Aku hanya bisa berkomunikasi dengan temanmu, aku
benar-benar terkejut bisa melihatmu datang.
Terimakasi untuk lagu yang kau ciptakan
untukku, kau benar-benar menepati janjimu padaku, aku senang mengetahuinya.
Meskipun itu lagu yang paling menyakitkan yang pernah kudengar, tapi aku tetap
merasa bahagia karena kau menyanyikannya. Aku bisa tahu tentang perasaanmu
padaku melalui lagu itu.
Kyuhuun-aa. aku selalu merasa bahagia
bersamamu dulu, tidak pernah satu hari pun aku merasa sedih. Kau sudah menjadi
kekasih yang membanggakan.
Kyuhyun-aa… berbahagialah..
Dari: fans nomor satumu
Song Eunso.
Song Eunso.
Andai saat itu aku tidak memikirkan soal karir ...
Andai saat itu aku menahannya hari itu ...
Andai saat itu aku tidak mengatakan bahwa aku tidak
ingin berpisah ...
Dan BODOHNYA aku adalah yang kulakukan hanya berdiri
menyaksikan kepergiannya yang masuk ke dalam rumah lalu berbalik meninggalkan
rumah itu. Aku hanya bisa berteriak di dalam hati aku tidak ingin berpisah.
Namun, apa daya semua sudah terjadi aku percaya bahwa “prianya” saat ini mampu
membuatnya bahagia.
***
Malam masih mengundang pria itu untuk duduk di
tempatnya. Tidak ada yang berubah sejak tujuh hari lalu ia bahkan tetap
mengenakan sepasang pakaian yang sama. Pandangannya kosong, selalu seperti itu,
tak ada yang berbeda. Mungkin hanya dari kehadiran gadis yang sedang
dipikirannya saat ini yang mampu untuk menyadarkannya.
Masih membekas dalam relung ingatan Cho Kyuhyun,
bagaimana wajah yang sedang memancarkan senyuman palsu membuat sakit hatinya.
Yah, Gadisnya atau bisa disebut dengan mantan gadisnya sedang berdiri bersama
pria lain untuk berikrar janji suci, di atas altar, di hadapan semua
orang.
Dentuman dadanya bergerak cepat dan keras, membuat
Kyuhyun mati-matian menahan diri untuk tidak meluapkan dirinya saat itu juga
ketika Eunso muncul di depannya, bersanding dengan seorang pria tampan yang melempar
senyum kebanggaan atas pernikahannya. Kyuhyun masih bisa dengan jelas melihat
segurat garis sedih yang terpancar dari wajah sang gadis, yah Eunso adalah
gadisnya seharusnya dia yang berada disana bersama dengan Eunso *Hey, Kyu
seharusnya kau sadar bahwa kau yang telah meninggalkannya*
Kyuhyun pun masih ingat, bagaimana Eunso menatapnya
dengan tatapan paling meneduhkan, membuat napasnya tertahan, lidahnya sulit
berucap. Andai kata Kyuhyun mampu, ia pasti akan langsung menarik gadisnya
untuk pergi dari tempat ini.
Melodi yang Kyuhyun mainkan disertai dengan suara yang
sangat indah mebuat suasana terasa lebih indah untuk sebuah acara pernikahan.
Tak ada yang tau bahwa lagu yang Kyuhyun nyanyikan merupakan lagu ciptaannya
yang ia ciptakan untuk gadisnya. Yah, lagu yang ia nyanyikan untuk Eunso.
Bahkan Eunso menyadarinya walaupun lagu ini merupakan lagu yang sangat
menyakitkan. Bahkan saat mendengar Kyuhyun menyanyikan lagu itu rasanya Eunso
ingin berlari kepelukan Kyuhyun namun, apa daya ia tak mampu untuk
melakukannya, putusnya hubungan dengan Kyuhyun bukankah ia sendiri yang
menginginkannya juga? agar Kyuhyun dapat sukses. Bukankah itu dapat dikatakan
dengan Cinta sejati?
Namun, jika salah satu menorehkan luka, apa tak bisa
salah satu dari mereka untuk menyebuhkannya? Rasanya Kyuhyun ingin kabur saat
ini juga. Ia tidak sanggup melihat gadisnya bersanding dengan pria lain.
Tidak. Pernikahan mereka tidak boleh terjadi. Aku
tidak ingin kehilangannya lagi, bolehkan aku bersikap sedikit egois, aku janji
aku akan membuatnya “Bahagia” walaupun aku harus keluar dari Band The
Seoul. Entah mengapa pikiran itu terlintas begitu saja.
Hal tergila yang tak pernah terpikirkan di dalam otak
jenius pria itu. Keluar dari Band The Seoul? Meninggalkan teman-temannya? Demi
wanita yang dicintainnya? Apakah Kyuhyun tidak berpikir bahwa dulu dia
meninggalkan gadisnya demi menaikkan popularitas band The Seoul bukan? Dalam
keadaan seperti ini apa yang seharusnya dia lakukan?
Berada dalam sebuah ruangan yang seharusnya berisi
canda tawa, tapi ia malah merasakan hal sebaliknya. Yang ia inginkan saat ini
hanya menjadikan Eunso sebagai pendampingnya. Hanya gadis itu. Sederhana, tapi
mengapa terasa begitu sulit?
***
Kyuhyun tak melakukan apa pun. Seperti mayat yang
terbiasa hidup dalam kekosongan, nadinya masih berdenyut, dengan mata setengah
terpejam menahan air mata yang diam-diam ingin menyelinap keluar. BODOH yah ia
memang bodoh, karna telah meninggalkan gadis yang sangat ia cintai bahkan tidak
ada yang terburuk dari ini. Penampilan pria yang berpredikat paling diincar
wanita di sepenjuru kampusnya dulu itu terlihat menyedihkan. Hatinya tergores
luka dan penyesalannya yang berujung pada dasar jurang, apa yang bisa ia
lakukan? Mendapati kenyataan bahwa Eunso telah bersanding dengan pria lain,
jauh lebih menyesakkan dibanding apa pun.
Seharusnya, alur hidupnya tidak menyimpang seperti
ini. Apakah Kyuhyun masih bisa mendapatkan Eunso? Ia ingin menanggung segala
beban gadis itu kepadanya agar Eunso tak lagi menitikkan air mata. Ia hanya ingin
Eunso tersenyum, sesederhana itu, tapi mengapa sulit?
Fakta yang menohok hatinya membuat Kyuhyun merasa
menjadi pria paling brengsek di dunia. Eunso merupakan kekasih yang
sangat setia dan ceria, bahkan dulu sewaktu eunso masih menjadi kekasihnya,
eunso rela dibentaknya, dimarahi hanya untuk melakukan sesuatu yang dapat
membuat Kyuhyun senang tapi sekaligus membuat Kyuhyun Khawatir. Dulu Eunso
sangat sering mendatangi Caffe tempat dimana Kyuhyun dan teman-temannya untuk
tampil walaupun itu sudah sangat malam. Bagaimana mungkin ia dapat melupakan
suara tawa gadisnya, manik cokelat jernihnya, juga luapan binar yang seringkali
dilontarkan gadis mungil itu benar-benar menjadi candu bagi Kyuhyun. Ia tidak
bisa melepaskan Eunso bagaimanapun caranya, bahkan bila ia harus meninggalkan
Band The Seoul sekarang, ia rela. Karena hanya dengan gadis itu Kyuhyun merasa
hidup. Di tengah gelapnya malam dan heningnya senja, Eunso merupakan tempatnya
untuk pulang, dimanapun ia berada mau pun waktunya. Seolah latar tak jadi masalah.
Maafkan dirinya karena baru menyadarinya sekarang setelah Eunso telah dimiliki
oleh pria lain. Dan Kyuhyun teramat menyesal hingga terus menyalahi dirinya
sendiri
“Jeongmal Mianhae Eunso-ya” lirihan itu teramat sangat
menyakitkan bila kau mendengarnya secara langsung ☹
***
BERHARAP ?
Masih pantaskah seorang sepertiku ini untuk berharap ? Andai jika harapan itu masih ada, hanya satu yang sangat aku harapkan yaitu BERSATU KEMBALI DENGANMU.
Masih pantaskah seorang sepertiku ini untuk berharap ? Andai jika harapan itu masih ada, hanya satu yang sangat aku harapkan yaitu BERSATU KEMBALI DENGANMU.

FF pertama yang saya buat dan sebelumnya sudah pernah dipublikasikan dalam WP Mylittlechick :D
BalasHapus