Senin, 06 Maret 2017

MEMORIES




Ini menceritakan tentang kecelakaan Kyuhyun pada tahun 2007 silam. 

Kecelakaan itu terjadi pada malam tepatnya 3 tahun lalu. Saat itu, kebetulan aku, Leeteuk, Eunhyuk, dan Shindong menjadi bintang tamu di acara Siaran Radio (Sukira) setelah menyelesaikan siaran radio tersebut, kami bergegas pulang, saat itu jalanan lapang, aku sendiri tertidur di dalam mobil, mataku terpejam saat itu sambil mendengarkan musik. Tiba-tiba ada suara keras menghantam dan mobil-pun berputar beberapa kali sebelum akhirnya terhempas ke sisi jalan dan aku langsung pingsan seketika.
                                                                            ***
Masih teringat dalam pikiranku tentang peristiwa kecelakaan yang hampir merenggut nyawaku. Aku tergabung dalam sebuah grup yang bernamakan Super Junior. Saat kecelakaan itu terjadi aku (Kyuhyun), Leeteuk, Eunhyuk, dan Shindong baru saja menjadi bintang tamu di sebuah acara radio. Aku mengalami kecelakaan pada bulan April, tahun 2007 silam.
Dari enam orang yang berada didalam mobil itu, aku yang mengalami kondisi terparah, aku yang terlempar sekian meter karena kecelakaan itu. Aku tidak memiliki firasat apa-apa tentang kejadian hari itu. Seperti biasa kami menaiki mobil dan berniat pulang kembali ke dorm (bashcamp).

Karena lelah aku memilih untuk memejamkan mata dan mendengarkan musik sepanjang perjalanan. Tapi tanpa diduga, tiba-tiba saja aku merasa mobil yang ku tumpangi itu berputar keras dan berkali-kali menghantamku dan orang-orang yang ada didalam mobil.
Hal itu membuatku kehilangan kesadaran, namun beberapa saat kemudian aku berhasil kembali membuka mata. Aku tidak mengerti apa yang terjadi, saat itu aku berusaha untuk mencari tahu, yang kulihat adalah aku sudah berada sangat jauh dari mobil yang tadu ku tumpangi. Mobil itu sendiri sekarang sudah dalam posisi terbalik dibadan jalan. Saat itulah aku baru menyadari bahwa diriku tengah mengalami kecelakaan mobil.

Hal pertama yang dipikiranku saat itu adalah aku harus segera bangun. Jadi aku mencoba untuk berdiri, aku sudah berhasil berdiri diatas kedua lututku, ketika kurasakan semua menjadi kabur secara tiba-tiba dan aku kembali tersungkur. 

Ketika itu aku merasa aku melihat kejadian-kejadian pada masa lalu, tumpang-tindih begitu saja dimataku. Mulai saat aku masuk sekolah dasar, liburanku bersama keluarga, hingga saat pertama kali aku berdiri di panggung. Saat itulah aku merasa,
“Mungkin beginilah aku akan meninggal.”

Saat pikiran itu muncul, saat itulah aku melihat Eunhyuk hyung berlari kearahku dan menggenggam tanganku dengan erat. Saat itu aku mulai menangis dan berdoa, agar aku bisa tetap hidup. Eunhyuk hyung yang saat itu juga sedang terluka, seakan tidak peduli akan lukanya, ia terus menggenggam erat tanganku, ikut menangis dan berdoa bersamaku. Saat itu aku kembali kehilangan kesadaran dan ketika sadar aku sudah berada dirumah sakit.

Eunhyuk hyung yang saat itu juga pasti lagi kalut dan sakit akibat habis terpental-pental, tapi begitu melihat ku yang sedang terkapar diujung sana, Eunhyuk hyung dengan segenap yang tersisa mencoba untuk menghampiri dan langsung menggenggam tanganku.

Leeteuk yang juga mengalami kecelakaan tersebut, mendapat gambaran lebih jelas akan kecelakaan. Leeteuk bilang saat itu mobilnya berputar 2 kali dan langsung terbalik. Sama sepertiku, Leeteuk hyung juga mengira dirinya akan mati saat itu. Leeteuk juga sempat tidak sadarkan diri. Akibat kecelakaan ini Leeteuk hyung harus mendapatkan 150 jahitan dan 30 jahitan lain dikepalanya.

Saat itu kepala Leeteuk bocor akibat pecahan kaca mobil. Leeteuk mencoba untuk membuka matanya tapi ia tidak bisa melihat apa-apa karena darah yang mengalir menutupi matanya. Pada saat tim medis datang pun yang pertama kali di lihat adalah Leeteuk karena tim medis melihat keadaan Leeteuk yang paling parah dengan begitu banyak darah disekujur tubuhnya. Leeteuk bilang,
“Tim medis tidak menyadari bahwa selain aku, diujung sana (jauh dari TKP) Kyuhyun (Aku) sedang sekarat denga 6 tulang rusuk yang patah dan menembus paru-parunya.”

Aku juga membenarkan penjelasan dari Leeteuk, aku bilang tulang rusuk yang patah itu menembus paru-paruku. Pada saat itu dokter langsung mengumpulkan keluarga juga orang dari perusahaan Ayahku dan memberitahu bahwa,
 “Anak ini akan segera meninggal.” Dokter itu bilang ada satu jalan yang bisa ditempuh yaitu dengan cara mengebor tenggorokan ku, tapi dokter itu juga memperingatkan bahwa dengan operasi ini pun kesempatan untuk hidup hanya sebesar 20%.

Yang mengejutkan adalah Ayahku menolak operasi itu sejak awal. Menurut Ayahku, “Anaknya itu adalah seseorang yang harus menyanyi, dia adalah seorang penyanyi. Ia adalah anak yang memiliki impian akan lagu, jika kau membolongi tenggorokannya, maka sama artinya kau mengambil semua yang ia miliki. Jika itu terjadi maka bagaimana dengan nasib anak ini, apa yang aka terjadi dengan masa depannya?”

Pada saat itu, dokter yang menanganiku berpikir bahwa Ayahku sudah gila, bagaimana mungkin ada seorang Ayah yang masih memikirkan impian tentang bernyanyi, dikala anaknya sudah berhadapan dengan maut. Mengapa ada Ayah yang menganggap bernyanyi lebih penting dari hidup anaknya. Namun Ayahku tetap tidak bergeming.

Pada situasi seperti itu, seorang dokter datang. Dokter ini lebih berpengalaman di banding dokter pertama yang menanganiku. Dokter tersebut berkata, “Aku akan mencari cara lain untuk mengoperasi anak ini, tanpa harus membuang impiannya.”

Begitulah akhirnya aku tidak jadi mendapatkan operasi pengeboran tenggorokan. Aku baru sadar 4 hari kemudian dan baru bisa kembali bergabung dengan Super Junior  setelah 5 bulan perawatan.

Yang membuatku sedih hingga menangis adalah bahwa Ayahku yang menginginkanku untuk terus bernyanyi dan menjadi seorang penyanyi. Ayahku berkata bahwa, hal ini bukan berasal dari anak yang ingin menjadi penyanyi hanya karena berasal dari superintendents background (Mengikuti pendidikan bernyanyi disekolah formal). Ayahku yang mempunyai pikiran seperti ini lah yang akhirnya melindungi mimpiku hingga akhir.

*Karena pada awalnya orangtua ku tidak merestuiku untuk jadi seorang penyanyi. Namun, akhirnya aku diberi kesempatan oleh kedua orangtua ku dengan syarat jika punya prestasi yang baik di dunia pendidikan.*
***
Aku membuka mata ini lalu berucap
“Aku sangat-sangat bersyukur, aku bisa menyanyikan lagu yang kusukai lagi, aku masih bisa melakukan aktifitas bersama keluarga, teman dan para member Super Junior yang lain, bisa bertemu dengan fans, bisa berjalan, makan, masih bisa hidup dan menjalani hidup, aku benar-benar sangat bersyukur akan hal itu.”






# Terima Kasih sudah selamat pada kecelakaan waktu itu. Aku sangat bersyukur bahwa sampai sekarang kau masih tetap hidup dan melakukan banyak aktifitas sebagai bersama member Super Junior yang lainnya.


 #liiacho #ChoKyuhyun #SuperJunior

1 komentar:

  1. Im so SAD T_T
    Mengenang saja dan selalu bersyukur bahwa dia masih tetap bertahan sampai saat ini ><

    BalasHapus