Ini
menceritakan tentang kecelakaan Kyuhyun pada tahun 2007 silam.
Kecelakaan
itu terjadi pada malam tepatnya 3 tahun lalu. Saat itu, kebetulan aku, Leeteuk,
Eunhyuk, dan Shindong menjadi bintang tamu di acara Siaran Radio (Sukira)
setelah menyelesaikan siaran radio tersebut, kami bergegas pulang, saat itu
jalanan lapang, aku sendiri tertidur di dalam mobil, mataku terpejam saat itu
sambil mendengarkan musik. Tiba-tiba ada suara keras menghantam dan mobil-pun
berputar beberapa kali sebelum akhirnya terhempas ke sisi jalan dan aku
langsung pingsan seketika.
***
Masih teringat dalam
pikiranku tentang peristiwa kecelakaan yang hampir merenggut nyawaku. Aku
tergabung dalam sebuah grup yang bernamakan Super Junior. Saat kecelakaan itu
terjadi aku (Kyuhyun), Leeteuk, Eunhyuk, dan Shindong baru saja menjadi bintang
tamu di sebuah acara radio. Aku mengalami kecelakaan pada bulan April, tahun
2007 silam.
Dari enam orang yang berada
didalam mobil itu, aku yang mengalami kondisi terparah, aku yang terlempar
sekian meter karena kecelakaan itu. Aku tidak memiliki firasat apa-apa tentang
kejadian hari itu. Seperti biasa kami menaiki mobil dan berniat pulang kembali
ke dorm (bashcamp).
Karena lelah aku memilih
untuk memejamkan mata dan mendengarkan musik sepanjang perjalanan. Tapi tanpa
diduga, tiba-tiba saja aku merasa mobil yang ku tumpangi itu berputar keras dan
berkali-kali menghantamku dan orang-orang yang ada didalam mobil.
Hal itu membuatku kehilangan
kesadaran, namun beberapa saat kemudian aku berhasil kembali membuka mata. Aku
tidak mengerti apa yang terjadi, saat itu aku berusaha untuk mencari tahu, yang
kulihat adalah aku sudah berada sangat jauh dari mobil yang tadu ku tumpangi.
Mobil itu sendiri sekarang sudah dalam posisi terbalik dibadan jalan. Saat
itulah aku baru menyadari bahwa diriku tengah mengalami kecelakaan mobil.
Hal pertama yang dipikiranku
saat itu adalah aku harus segera bangun. Jadi aku mencoba untuk berdiri, aku
sudah berhasil berdiri diatas kedua lututku, ketika kurasakan semua menjadi
kabur secara tiba-tiba dan aku kembali tersungkur.
Ketika itu aku merasa aku melihat
kejadian-kejadian pada masa lalu, tumpang-tindih begitu saja dimataku. Mulai
saat aku masuk sekolah dasar, liburanku bersama keluarga, hingga saat pertama
kali aku berdiri di panggung. Saat itulah aku merasa,
“Mungkin
beginilah aku akan meninggal.”
Saat
pikiran itu muncul, saat itulah aku melihat Eunhyuk hyung berlari kearahku dan
menggenggam tanganku dengan erat. Saat itu aku mulai menangis dan berdoa, agar
aku bisa tetap hidup. Eunhyuk hyung yang saat itu juga sedang terluka, seakan
tidak peduli akan lukanya, ia terus menggenggam erat tanganku, ikut menangis
dan berdoa bersamaku. Saat itu aku kembali kehilangan kesadaran dan ketika
sadar aku sudah berada dirumah sakit.
Eunhyuk
hyung yang saat itu juga pasti lagi kalut dan sakit akibat habis
terpental-pental, tapi begitu melihat ku yang sedang terkapar diujung sana, Eunhyuk
hyung dengan segenap yang tersisa mencoba untuk menghampiri dan langsung
menggenggam tanganku.
Leeteuk
yang juga mengalami kecelakaan tersebut, mendapat gambaran lebih jelas akan
kecelakaan. Leeteuk bilang saat itu mobilnya berputar 2 kali dan langsung
terbalik. Sama sepertiku, Leeteuk hyung juga mengira dirinya akan mati saat
itu. Leeteuk juga sempat tidak sadarkan diri. Akibat kecelakaan ini Leeteuk
hyung harus mendapatkan 150 jahitan dan 30 jahitan lain dikepalanya.
Saat
itu kepala Leeteuk bocor akibat pecahan kaca mobil. Leeteuk mencoba untuk
membuka matanya tapi ia tidak bisa melihat apa-apa karena darah yang mengalir
menutupi matanya. Pada saat tim medis datang pun yang pertama kali di lihat
adalah Leeteuk karena tim medis melihat keadaan Leeteuk yang paling parah
dengan begitu banyak darah disekujur tubuhnya. Leeteuk bilang,
“Tim
medis tidak menyadari bahwa selain aku, diujung sana (jauh dari TKP) Kyuhyun
(Aku) sedang sekarat denga 6 tulang rusuk yang patah dan menembus
paru-parunya.”
Aku
juga membenarkan penjelasan dari Leeteuk, aku bilang tulang rusuk yang patah
itu menembus paru-paruku. Pada saat itu dokter langsung mengumpulkan keluarga
juga orang dari perusahaan Ayahku dan memberitahu bahwa,
“Anak ini akan segera meninggal.” Dokter itu
bilang ada satu jalan yang bisa ditempuh yaitu dengan cara mengebor tenggorokan
ku, tapi dokter itu juga memperingatkan bahwa dengan operasi ini pun kesempatan
untuk hidup hanya sebesar 20%.
Yang
mengejutkan adalah Ayahku menolak operasi itu sejak awal. Menurut Ayahku,
“Anaknya itu adalah seseorang yang harus menyanyi, dia adalah seorang penyanyi.
Ia adalah anak yang memiliki impian akan lagu, jika kau membolongi
tenggorokannya, maka sama artinya kau mengambil semua yang ia miliki. Jika itu
terjadi maka bagaimana dengan nasib anak ini, apa yang aka terjadi dengan masa
depannya?”
Pada
saat itu, dokter yang menanganiku berpikir bahwa Ayahku sudah gila, bagaimana
mungkin ada seorang Ayah yang masih memikirkan impian tentang bernyanyi, dikala
anaknya sudah berhadapan dengan maut. Mengapa ada Ayah yang menganggap
bernyanyi lebih penting dari hidup anaknya. Namun Ayahku tetap tidak bergeming.
Pada
situasi seperti itu, seorang dokter datang. Dokter ini lebih berpengalaman di
banding dokter pertama yang menanganiku. Dokter tersebut berkata, “Aku akan
mencari cara lain untuk mengoperasi anak ini, tanpa harus membuang impiannya.”
Begitulah
akhirnya aku tidak jadi mendapatkan operasi pengeboran tenggorokan. Aku baru
sadar 4 hari kemudian dan baru bisa kembali bergabung dengan Super Junior setelah 5 bulan perawatan.
Yang
membuatku sedih hingga menangis adalah bahwa Ayahku yang menginginkanku untuk
terus bernyanyi dan menjadi seorang penyanyi. Ayahku berkata bahwa, hal ini
bukan berasal dari anak yang ingin menjadi penyanyi hanya karena berasal dari superintendents background (Mengikuti
pendidikan bernyanyi disekolah formal). Ayahku yang mempunyai pikiran seperti
ini lah yang akhirnya melindungi mimpiku hingga akhir.
*Karena
pada awalnya orangtua ku tidak merestuiku untuk jadi seorang penyanyi. Namun,
akhirnya aku diberi kesempatan oleh kedua orangtua ku dengan syarat jika punya
prestasi yang baik di dunia pendidikan.*
***
Aku
membuka mata ini lalu berucap
“Aku
sangat-sangat bersyukur, aku bisa menyanyikan lagu yang kusukai lagi, aku masih
bisa melakukan aktifitas bersama keluarga, teman dan para member Super Junior
yang lain, bisa bertemu dengan fans, bisa berjalan, makan, masih bisa hidup dan
menjalani hidup, aku benar-benar sangat bersyukur akan hal itu.”
#
Terima Kasih sudah selamat pada kecelakaan waktu itu. Aku sangat bersyukur
bahwa sampai sekarang kau masih tetap hidup dan melakukan banyak aktifitas sebagai
bersama member Super Junior yang lainnya.
#liiacho #ChoKyuhyun #SuperJunior

Im so SAD T_T
BalasHapusMengenang saja dan selalu bersyukur bahwa dia masih tetap bertahan sampai saat ini ><